Saturday, February 16, 2013

Tour, Tips & Trick ke Gunung Bromo melewati 3 kota sekaligus

Gunung Bromo

Gunung Bromo ternyata merupakan gunung merapi yang masih aktif dan paling terkenal sebagai obyek wisata di Jawa Timur looh... Sebagai sebuah obyek wisata, Gunung Bromo menjadi daya tarik para wisatawan karena statusnya sebagai gunung berapi yang masih aktif.
Bromo mempunyai ketinggian ± 2.400 meter di atas permukaan laut itu berada dalam empat wilayah, yaitu Kabupaten Probolinggo, Pasuruan, Lumajang, dan Kabupaten Malang. Bentuk Gunung Bromo bertautan antara lembah dan ngarai dengan kaldera atau lautan pasir seluas sekitar 10 kilometer persegi.
Gunung Bromo mempunyai sebuah kawah dengan garis tengah ± 800 meter (utara-selatan) dan ± 600 meter (timur-barat). Sedangkan daerah bahayanya berupa lingkaran dengan jari-jari 4 km dari pusat kawah Bromo.

Nah, disini gua akan ngasih tau caranya gimana pergi ke Gunung Bromo dengan mudah dan murah, alias Backpacker-an...
Biar murah mending lo naik kereta api tuut tuut tuut ... *hehehehe
Soalnya kereta api tuh lebih cepet dibandingkan naik bis atau mobil pribadi.
Sebelumnya lo pesen tiket kereta api yang ekonomi aja, kan namanya juga Backpacker-an, ya ga?
Lo pesen tiket di stasiun terdekat...
Sebelumnya gua mau ngasih tau nih, ini perjalanan dari Ibukota Indonesia yaitu Jakarta (biar lo semua ga pada bingung dari mana perginya, jadi lo ada gambaran sedikit)
Kita kembali ke permasalahan tiket, nah sekarang lo pesen tiket kereta api yang jurusan Jakarta Kota menuju Surabaya Gubeng dengan harga berkisar Rp 40.000,00 - Rp 55.000,00 (Ekonomi) menggunakan KA Gaya Baru Malam Selatan. Kurang lebih 15 jam lo bakal ada di dalam kereta itu.
Setelah sampai di Surabaya Gubeng, lo keluar dari stasiun dan nyari angkutan kota / angkot yang menuju Terminal Bojonegoro. Biaya hanya Rp 3.000,00 saja.
Setelah di terminal bus, lo jangan masuk ke dalem terminal itu, lo tunggu aja di depan terminal tersebut, terus tunggu bus yang menuju arah Probolinggo. Tiket bus nya juga murah kok, cuma Rp 13.000,00 aja (aslinya lebih mahal, tapi lo tawar aja)
Nah, kalo busnya udah sampe di Terminal Bayuangga, lo turun dan keluar dari terminal tersebut.
Cari mobil elf yang buat nganterin lo sampai ke daerah di Gunung Bromo, biasanya mobil elf ini nongkrong di deket warung warung di luar terminal itu. Letaknya ga jauh pom bensin.
Dari situ lo naik elf dengan harga Rp 25.000,00, sekeras apapun lu nawar, ga bakal sama tuh sopir diturunin harganya. Soalnya emang udah patokan dari sananya segitu, jadi ga bisa di tawar.
Dari tempat lo naek elf tadi sampai ke daerah Gunung Bromo tuh memakan waktu kurang lebih 2 jam saja.
Yah jauh juga sih, soalnya lo bakal ngelewatin beberapa gunung untuk nyampe ke Bromo.
Setelah sampai di daerah Gunung Bromo, lo cari penginapan / home stay (bahasa luarnya) di pedesaan tersebut. Lebih enak sih nyari di Desa Cemoro Lawang, soalnya ini desa deket banget sama Gunung Bromo. Kalo ga mau ribet sih minta tolong sopir elf buat bantu nyariin, pasti mau kok tuh sopir elfnya.
Penginapan / home stay di daerah Gunung Bromo terbilang murah, berkisar dari Rp 100.000,00 - Rp 500.000,00. Tapi kan lo ceritanya Backpacker-an, jadi cari yang murah aja dibawah Rp 300.000,00 *hehehe
Kalo udah dapet penginapan / home stay-nya, gua saranin lu keliling-keliling pedesaan itu, soalnya di Desa Cemoro Lawang dekat sekali dengan pintu masuk tuh Gunung Bromo. Sekalian lo tanya-tanya harga paket untuk naik mobil Jeep nya.
Tapi misalnya lo ga mau naik Jeep, mau jalan kaki? Gua kasih tau jalan rahasianya. Sebenernya bukan rahasia juga sih, emang udah biasa dilewatin sama para penduduk disitu. Jadi pada saat lo mengarah ke pintu masuk ke Gunung Bromo, lo jangan ambil yang ke arah situ, tapi lo ambil arah yang lurus terus (kalo ke kiri ke pintu masuk) lurus terus sampe lo nemu ada patung kuda lagi ditumpakin sama Diponegoro. Nah dari situ lu udah deket deh, belok kanan dari situ, ikutin pagar pembatas sampai abis terus lo liat kebawah, ada jalan setapak disitu, nah itulah jalan setapak menuju Gunung Bromo. Jalannya lumayan agak menurun dan licin, jadi be careful itu panas dalam yaaah .. *hehehe
Buat lo yang Backpacker yang doyannya jalan kaki, gua saranin mending lewat jalan setapak itu tadi, berangkat dari penginapan jam 3 subuh membawa perlengkapan yang cukup. Dari situ ambil rute yang langsung ke Kawah Bromo biar ngeliat sunrise dari situ. Yah kalo ke Pananjakan sih lumayan tambah jauh sih, tapi itu terserah lo mau ambil yang mana, hehehe.
Setelah lo foto-foto di Kawah Bromo, dan asik melihat sunrise, kalo mau ngelanjutin perjalanan lagi, gua saranin ke gunung yang ada di sebelah Si Bromo yaitu Si Gunung Katup (kalo ga salah), disitu kalo lo hoki bisa ngedapetin Bunga Edelweis.
Nah setelah ngedaki tuh gunung, gua saranin sih lo lanjutin terus perjalanan lu ke Savanna Van Java / Bukit Teletubbies dengan ngelewatin Pasir Bersisik, eh, Pasir Berisik, eh, Pasir Berbisik maksudnya...
Jalannya enak abis, kaya lagi di gurun pasir aja, jangan lupa buat mengabadikannya dengan berfoto-foto ria disitu.
Setelah ke Kawah Bromo, Gunung Katup (kalo ga salah), Pasir Berbisik, Savanna Van Java / Bukit Teletubbies, mending lo balik ke penginapan dan istirahat biar lo ada tenaga untuk esok harinya.

Setelah puas di Gunung Bromo, tapi lo masih pengen traveling ke kota orang, gua saranin ke Kota Malang. Di sana lo bisa refreshing dan mengetahui seluk beluk Kota Malang.
Cara ke Kota Malang sangatlah mudah, pada saat lo turun dari Gunung Bromo menuju Probolinggo menggunakan elf dan dimana elf itu berhenti, lo balik lagi ke Terminal Bayuangga. Naik bus yang ke arah Malang, harga bus nya yah murah sih kalo lo bisa nawarnya lagi kira kira Rp 12.000,00 aja (ekonomi).
Perjalanan kurang lebih memakan waktu 3-4 jam. Setelah sampai di Kota Malang, cari angkutan kota yang menuju ke arah Universitas Negeri Malang. Setelah dapet itu angkutan kota, lo cukup bayar dengan Rp 3.000,00 aja kok, turun tepat di depan Universitas Negeri Malang.
Kalo udah turun dari itu angkot, lo masuk ke Universitas Negeri Malang dan cari yang namanya Wisma Tamu Universitas Negeri Malang, disitu tempatnya lumayan enak dan murah, hanya Rp 110.000,00 per hari.
Setelah lo check in, gua saranin lo istirahat dan siapkan tenaga buat besok berpetualang di Kota Malang.
Kota Malang itu susah kendaraan (kalo malam hari jam 9 keatas), gua saranin lo nyewa mobil pribadi. Harganya lebih murah berkisar antara Rp 180.000,00 - Rp 250.000,00 per hari.
Nah, di Kota Malang ini banyak terdapat tempat-tempat yang bagus. Gua saranin lo searching di internet dan singgahi tempat-tempat tersebut. Soalnya lumayan banyak tempat yang menarik di Kota Malang.
Dari wisata alam sampai wisata kuliner ada di Kota Malang, gak kalah dengan kota-kota besar lainnya. Pokoknya keren abisss !!!

Oke sob, sekian dulu sedikit curhatannya. Semoga tips & trick ini bermanfaat buat lo yang suka traveling.
Kalo ada kritik atau saran, sabi lah di share, oke?
Selamat bersenang-senang

NB: *Kalo mesen tiket diusahakan pergi dan pulang alias PP agar ga kehabisan tiket (^_^)
- The Traveler is always leaving home & town -

1 comment:

  1. yoo broo...makasih ..ti tunggu kunjunganya di www.tekomini.blogspot.com

    ReplyDelete

Pengertian dan Definisi Ilmu Ekonomi Menurut Para Ahli di Dunia

Hal pertama yang harus kita sadari bila kita berbicara tentang ilmu ekonomi adalah kompleksitasnya. Karena memang pada dasarnya ilmu ekonom...